Hal Yang Diperhatikan Saat Membeli Action Figure

Action Figure Bukan Mainan Anak Kecil

Action figure sekarang bukan lagi sekedar mainan anak-anak yang dimainkan sambil didubbing atau dilempar dan ditabrakkan tapi sudah beralih menjadi "mainan" orang dewasa yang biasanya dijadikan pajangan dan bahan koleksi.


Bukan Mainan Anak-anak

Kalau memang namanya sudah hobi, orang rela merogoh koceknya dalam-dalam untuk mewujudkan impiannya. Harga action figure juga bisa dibilang tidaklah murah, mulai harga yang ratusan ribu hingga bisa menjadi belasan atau puluhan juta untuk satu action figure saja.

Peminatnya biasanya laki-laki, ntah kenapa. Mungkin karena banyak orang bilang kalau laki-laki itu walaupun umurnya bertambah tapi sifat kekanak-kanakannya tetap mendarah daging sehingga kesukaannya terhadap tokoh kartun impiannya sejak kecil akan selalu dibawa sampai dia dewasa.

Banyak juga pasangan yang merasa apa sih nikmatnya mengoleksi action figure hanya untuk dipajang dan dilihat-lihat. Itulah hobi, hobi orang berbeda-beda dan memang terasa aneh jika kita melihat hobi orang lain karena memang kita tidak menyukainya dan begitu juga sebaliknya. Ini sama saja halnya dengan wanita yang rela menghabiskan uang untuk perawatan dan skin care dan lainnya, begitu juga orang yang menyukai ikan cupang yang harganya menggila, kita akan merasa aneh ya karena memang kita tidak menyukai itu.

Contoh Action Figure Serial Dragon Ball

Hobi Sekaligus Investasi

Hobi mengoleksi action figure juga bisa dikatakan sebagai investasi juga karena action figure yang sudah lama juga masih bisa diperjual belikan. Sudah banyak forum-forum yang menyediakan sarana untuk bertukar koleksi. Action figure bisa menjadi bahan koleksi karena biasanya diproduksi hanya beberapa saja dan setelah itu langsung stop produksi sehingga barangnya menjadi langka.

Biasanya produsen melakukan sistem pre order buat pelangganya untuk membeli action figure. Lamanya produksi bermacam-macam namun biasanya mulai dari enam bulan atau bahkan sampai setahun. Harga pre order tentunya akan berbeda dengan harga barang ready stock, begitu barangnya sudah ready maka akan naik.

Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli Action Figure

Banyak hal yang harus kalian perhatikan dan banyak juga faktor yang membuat harga sebuah action figure bisa berbeda satu sama lain.

1. Produsen

Sudah banyak produsen action figure yang berkompetisi sekarang ini menciptakan mahakaryanya mereka masing-masing dan beberapa produsen juga memiliki karakteristiknya masing-masing. Sebagai contoh untuk pembuat action figure yang berbahan dasar resin dengan harga jutaan adalah Tsume Art. Buat kalian yang tahu produsen satu ini pasti sudah sering melihat karya-karya hasil buatannya, benar-benar menakjubkan.

2. Penjual

Kalau tadi produsen yang memproduksi kemudian kita harus tahu penjual yang menjadi tangan pertama dari produsen dan kemudian menjualnya di negaranya masing-masing. Untuk negara Indonesia sudah banyak sekali perantara untuk membeli action figure ini baik itu dijual secara ready stock di toko atau juga dengan sistem pre order melalui online. Saya biasanya berlangganan dengan penjual dari tokopedia dan Instagram, mereka sudah lama menjadi reseller action figure ini dan sudah pasti terpercaya.

3. Harga

Untuk harga kalian bisa memilih dari bermacam-macam reseller di Indonesia, disarankan jangan terpaku dengan satu reseller saja. Biasakan untuk mencari info di tiga atau lebih reseller karena masing-masing reseller bisa saja memberikan harga yang berbeda. Perbedaan harga ini bisa mulai dari sepuluh ribu rupiah hingga ratusan ribu rupiah per satu action figure. Jadi kalian harus pintar-pintar untuk memilih penjual dengan harga yang miring.

4. Pose

Beberapa orang mungkin tidak terlalu memperhatikan hal ini tapi buat saya pribadi pose dari action figure itu sendiri cukup menentukan apakah saya memutuskan akan membelinya atau tidak. Sebagai contoh, seorang tokoh akan diproduksi action figurenya dan bisa saja dalam satu kali periode pre order, tokoh tersebut diproduksi lebih dari satu pose dan tidak semua pose biasanya bagus. Buat saya pribadi biasanya pose-pose yang terbang dan melayang akan lebih bagus dan enak dipandang mata.

5. Detail

Biasanya action figure yang lebih mahal karena detailnya cukup baik seperti dalam satu sisi tidak hanya ada satu warna tapi ada gradasi yang membuat warnanya semakin hidup. Di sisi-sisi dalam atau lipatan juga biasanya diberikan warna yang lebih gelap atau semacam bayangan. Khusus untuk material pvc juga detail dari bukaan cetakannya terkadang ada yang bagus ada yang tidak, yang bagus maksudnya adalah tidak banyak sisa-sisa cetakan yang biasanya jika diraba akan terasa tajam.

6. Bahan

Sejak awal sudah dijelaskan sedikit-sedikit ada bahan resin dan juga pvc. Action figure mahal biasanya menggunakan resin karena lebih gampang dibuat bentuk yang menekuk-nekuk atau banyak sudut-sudut sempit sehingga bisa mendapatkan sebuah action figure dengan tingkat ketelitian yang tinggi.

7. Kelangkaan

Yang terakhir adalah kelangkaan action figure tersebut yang bisa membuat harganya akan menjadi mahal nantinya jika terjadi kelangkaan. Untuk produk resin biasanya dicetak lebih sedikit untuk sekali produksi, tidak sampai 1000 di seluruh dunia dan kalian akan mendapatkan nomor produksi nomor berapa jika membeli yang versi limited.

Yang pvc juga banyak yang limited edition, tidak banyak diproduksi walaupun terkadang jika modelnya laku sekali maka ada kemungkinan di masa depan nanti akan diproduksi ulang lagi.

Penutup

Membeli action figure sebagai hobi sah-sah saja walaupun sudah berumur karena itu tadi, action figure bukanlah mainan anak-anak karena harganya yang mahal. Perhatikan beberapa hal tadi untuk memudahkan kalian yang ingin meminang action figure favorit kalian.

16 Komentar

  1. Kunjungan balik ke blog ini. Action figure menjadi bahasan yang manarik. Saya pernah baca di Kompas baru-baru ini bahwa action figure, diecast, dan sejenisnya bukan semata mainan koleksi saja, tapi bisa menjadi investasi. Banyak kolektor yang mengincar atau sekedar barter. Saya follow blog ini ya. Sukses selalu

    BalasHapus
    Balasan
    1. bener Pak, karena jumlahnya yang terbatas, tidak diproduksi massal dan berulang-ulang sehingga kelangkaannya membuat harganya mahal dan dicari-cari kolektor. makanya bias dijadikan investasi :D

      Hapus
  2. Pernah nonton video youtube unboxing acrion figure yang harganya jutaan. Orang kaya memang beda, panggilannya aja Sultan.
    Tapi seperti dalam artikel ini bilang, kita tidak bisa menilai hobi orang lain. Apalagi memang bisa jadi investasi dan dijual kembali. Tapi kebanyakan kolektor akan sayang sekali untuk berpisah dengan action figure yang telah ia peroleh dengan susah payah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak memang kalo udah suka banget agak susah ngelepasnya, tapi biasanya justru demi buat dapetin action figure lain yang lebih pengen jadi dijual terus beli yang baru lagi 😁

      Hapus
  3. jadi nambah wawasan nih bang karena ku baru tahu action figur dibuatnya dari resin ada pula yang pvc... makin detil gurat gurat lipatan dan juga warnanya, maka makin menentukan harga ya, begitu pula posenya..terlebih yg seri limited edition, pantaslah antar produsen saking bersaing menciptakan yang terbaik pada kelasnya masing2. Kalau hobi sih memang masih masing individu baiknya saling menghargai ya, aku sendiri sukanya koleksi majalah dan buku jadul, buku ilustrasi dan bacaan jaman aku masih anak anak dulu, ya hunting juga di lapak lapak online hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yang jadul-jadul juga bisa tuh mbak jadi investasi di masa depan. Saya suka koleksi komik asterix, sekarang tuh nyarinya susah ampun-ampunan. Ada yang jual yang asli itu mahal banget 😑

      Hapus
  4. Oh begitu ya bang, ternyata action figure bisa jadi investasi juga ya apalagi kalo action figure yang kita beli itu kesediaan barang sedikit pasti harganya nanti naik.

    Kalo aku sukanya koleksi novel Wiro sableng dan novel silat lain, harapan biar punya perpustakaan atau taman bacaan, eh sudah dikumpulkan banyak sampai ratusan dijual kiloan doang sama tukang rongsok 😂😂😂

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha jangan dijuallah gan 😆 koleksi terus sambil dijaga juga dirawat, biar gak rusak, siapa tahu harganya bisa naik loh 😆

      Hapus
  5. Hadir ..., Ikut menyimak Bang Siregar. Selamat malam.

    BalasHapus
  6. Gundam itu termasuk action figure gak sih, Mas? wkwkwk adek saya penggemar gundam, koleksinya banyak bener, sampe saya bilang 'ini kalo ditabung, uangnya mungkin bisa buat DP rumah' Hahahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Termasuk juga sih mbak. Haha emang iya, kalo dipikir2 ditotal2 udah bisa beli apa tuh duit 😅

      Hapus
  7. Meski sering diliatnya kayak maenan anak-anak, justru hobi yg jelas, ketimbang "jajan sembarangan", action figure ini ada barangnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Naahh 😆 biasanya jawaban bapack-bapack begitu, mendingan punya hobi beginian daripada jajan atau narkoba 😆

      Hapus
  8. kalo yg namanya hobi, meskipun harganya terbilang mahal juga dibeli ya mas...
    dulu aja saya hampir aja beli figur dari Optimus Prime, tp gak jd gara2 duitnya kepake, hehe... lumayan mahal euy.. :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mas, duit lebih aja buat hobi mah, jangan sampe pake uang dapur 😆

      Hapus

Posting Komentar

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama